Cornell
Catatan, pertanyaan petunjuk, dan ringkasan dalam satu halaman.
Metode mencatat Cornell membagi catatanmu menjadi tiga area: catatan utama, pertanyaan petunjuk, dan ringkasan singkat, sehingga catatanmu siap dipakai untuk menguji diri.
Coba sekarang
Demo ini tidak disimpan. Mulai sesi penuh untuk menyimpan statistikmu.
Pakai di sesi penuhCara kerjanya
Saat belajar, kamu menulis catatan utama di area yang besar. Setelahnya, di kolom samping, kamu menulis pertanyaan petunjuk singkat atau kata kunci yang mengarah ke setiap ide. Di bagian bawah, kamu meringkas seluruh halaman dalam beberapa kalimat.
Untuk mengulang, tutup catatanmu dan jawab pertanyaan petunjuk dari ingatan. FocusKept memberimu tata letak tiga area ini selama sesi dan menyimpannya bersama sesi.
Langkah demi langkah
- Catat di area utama sambil belajar.
- Setelah belajar, tulis pertanyaan petunjuk di samping setiap ide utama.
- Ringkas seluruh topik dalam 2–3 kalimat di bagian bawah.
- Ulangi dengan menutup catatan dan menjawab pertanyaan petunjuk.
Paling cocok untuk
- Kelas, video, dan seminar
- Mata pelajaran yang catatannya kamu ulang sebelum ujian
- Mengubah catatan menjadi soal latihan
Kapan tidak dipakai
- Mata pelajaran yang sangat visual, saat peta pikiran atau diagram lebih efektif
Pertanyaan
Siapa yang menciptakan metode Cornell?
Walter Pauk, pendidik di Universitas Cornell, menjelaskannya pada tahun 1950-an.
Apakah butuh kertas khusus?
Tidak. FocusKept menampilkan ketiga area di layar: catatan, pertanyaan petunjuk, dan ringkasan.
Seberapa panjang ringkasannya?
Dua atau tiga kalimat. Kalau kamu tidak bisa meringkas halaman secara singkat, mungkin sebagian perlu dilihat lagi.